Jerman, Negara dengan Pengelolaan Sampah Terbaik

Gaya Hidup  
Foto: www.vecteezy.com
Foto: www.vecteezy.com

Ramenten, Jakarta -- Tepat hari ini, 21 Februari 2022 adalah Hari Peduli Sampah Nasional. Kehidupan kita tidaklah terlepas dari sampah atau sisa-sisa baik makanan, minuman, kemasan, hingga barang elektronik yang sudah tidak terpakai. Bahkan di negara kita permasalahan sampah pun belum teratasi dengan baik. Berdasarkan data Indonesia National Plastic Action Partnership yang dirilis April 2020, sebanyak 67,2 juta ton sampah Indonesia masih menumpuk setiap tahunnya, dan sebanyak 9% atau sekitar 620 ribu ton masuk ke sungai, danau dan laut.

Bila dibandingkan dengan negara-negara lain di dunia, sudah jelas negara kita masih jauh tertinggal. Dikutip dari sustainabilitymag.com, terdapat 10 negara terbaik dalam pengelolaan dan daur ulang sampah. Negara tersebut antara lain Brazil, Austria, Kanada, Wales, Amerika, Swiss, Singapura, Korea Selatan, Inggris, dan yang terbaik pertama adalah Jerman.

Jerman merupakan negara dengan skema daur ulang terbaik. Negara ini mampu mengurangi total limbah sebesar 1 juta ton setiap tahun. Peringkat terbaik ini mereka raih melalui sinergitas dari berbagai pihak yaitu melalui kebijakan limbah yang dicanangkan pemerintah, perusahaan-perusahaan yang bertanggung jawab atas kemasan produknya, hingga konsumen yang membeli produk pun turut bertanggung jawab atas kemasan dari produk yang dibelinya. Di samping itu, mereka juga menerapkan Green Dot Policy dimana seluruh kemasan daur ulang harus diberi tanda khusus. Perusahaan juga harus membayar biaya ketika lebih banyak kemasan yang digunakan.

Scroll untuk membaca

Scroll untuk membaca

Terdapat empat jenis sampah yang dipilah di Jerman dan membaginya menjadi empat tempat sampah yang memiliki empat warna berbeda yaitu biru untuk sampah kertas, seperti buku bekas, kertas, koran, majalah, karton, dan lain-lain; hitam khusus sampah-sampah yang susah untuk dipilah, seperti pembalut, popok bayi, tissue, mainan rusak, perabot rumah tangga yang rusak, dan sisa makanan yang tidak habis; kuning untuk sampah-sampah kemasan makanan atau minuman, seperti kemasan susu, kemasan minuman kaleng, kemasan sabun atau shampoo; cokelat untuk sampah organik. Selain itu terdapat tiga jenis limbah lainnya seperti limbah pakaian bekas, limbah gelas, dan limbah botol plastik.

Hal inilah yang menjadikan Jerman sebagai negara dengan pengelolaan sampah terbaik. Negara-negara lain yang disebutkan Ramenten di atas juga sudah menerapkan memilah dan mendaur ulang sampah, bagaimana dengan konco Ramenten? Kalau di lingkungan tempat tinggal Ramenten, ada bank sampah yang cukup membantu untuk menerapkan memilah sampah lo Yuk, kita mulai memilah sampah dari sekarang!

Sing Nulis: Mbak Tania

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

RAMENTEN singkatan Rame-rame Nulis Konten. Sing nulis ada Mbak Tania, Mbak Asty, dan Mbak Dian. Selamat menikmati tulisan kami. Monggo di follow yo!

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

× Image