Albaik, Restoran yang Berjasa Membuat Penduduk Arab Suka Makan Ayam

Agama  
Albaik adalah restoran ayam paling fenomenal di Tanah Suci. Padahal dahulu orang Arab sempat tidak suka makan ayam dikarenakan kisah yang membuat Rasulullah bersedih. Foto: ihram.republika.co.id/ uttiek_mpanjiastuti
Albaik adalah restoran ayam paling fenomenal di Tanah Suci. Padahal dahulu orang Arab sempat tidak suka makan ayam dikarenakan kisah yang membuat Rasulullah bersedih. Foto: ihram.republika.co.id/ uttiek_mpanjiastuti

Ramenten, -- Albaik adalah sebuah restoran ayam yang paling tersohor di Tanah Suci. Ternyata di balik rasanya yang enak, Albaik memiliki andil dalam membuat penduduk Arab menyukai daging ayam. Penduduk Arab dahulu sempat tidak menyukai ayam karena kisah sedih Rasulullah ﷺ dan anak putranya.

Dilansir dari Republika.co.id, Rasulullah ﷺ memiliki anak yang diberi nama Ibrahim, lahir di Madinah. Sang ibu, Mariah, merupakan budak pemberian dari Raja Mesir, Muqawqis, Juraij bin Matta. Namun Ibrahim memiliki kisah yang membuat Rasulullah ﷺ bersedih.

Ustadz Salim A Fillah pada Kamis (17/2) menyampaikan kajian Jejak Nabi Muhammad. Salah satu materi yang dibahas mengenai sosok putra kesayangan Rasulullah ﷺ bernama Ibrahim.

Scroll untuk membaca

Scroll untuk membaca

"Ibrahim pernah membuat istri Nabi Aisyah RA cemburu, karena bayi Ibrahim menjadi kesayangan Nabi pada saat itu. Qodarullah wa maa-syaa-a fa'ala (ini sudah jadi takdir Allah), pada usia sekitar 2 tahun lebih Ibrahim bin Rasulillah meninggal dunia.

Wafatnya Ibrahim disebutkan dalam sebuah riwayat karena diserang ayam-ayam. Maka sebab itu orang Arab tidak suka makan ayam, karena dianggap ayam itu binatang berbahaya termasuk telah mengakibatkan meninggalnya putra kesayangan Rasul, Ibrahim bin Muhammad.

Yang berjasa orang arab suka makan ayam adalah Albaik. Sebuah restoran yang menjual ayam cepat saji itu namanya Albaik. Meskipun dalam bahasa Arab, Alburuk artinya juga baik. Alburuk dalam bahasa Arab artinya yang berkah berkah (البركة= البُرُكُ). Orang-orang yang berhaji atau umroh biasanya mencicipi makan ayam Al Baik di Mekah atau Madinah. Setelah beberapa lama kemudian biasanya mereka kangen dengan rasa Al Baik sampai beberapa biro umroh menyelenggarakan jastip atau jasa titipan untuk membelikan Al Baik. " Demikian tutur Ustadz Salim A Fillah saat menyampaikan kajian Majelis Jejak Nabi di Masjid Jogokariyan yang dihadiri ratusan peserta.

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

RAMENTEN singkatan Rame-rame Nulis Konten. Sing nulis ada Mbak Tania, Mbak Asty, dan Mbak Dian. Selamat menikmati tulisan kami. Monggo di follow yo!

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

× Image