Gampang Kesulut Emosi? Lakukan 6 Tips Ampuh Menahan Marah Ini

Tips  
Rasulullah tidak pernah marah dalam hal yang bersifat personal, kecuali berkaitan dengan hak Allah. Foto: Freepik.com
Rasulullah tidak pernah marah dalam hal yang bersifat personal, kecuali berkaitan dengan hak Allah. Foto: Freepik.com

Ramenten, Jakarta - Tidak mudah memang menahan marah. Apalagi jika kita dibuat marah sekaligus dipermalukan di depan umum. Melampiaskan emosi hanya menghilangkan rasa marah sesaat, terlebih malah menambah murka dan kita dicap sebagai orang yang pemarah. Maka dari itu Allah memberikan hadiah Surga bagi hambanya yang mampu menahan marah. Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri menyampaikan ada enam tips menahan amarah yang bisa diamalkan bersumber dari kitab Tadzkiratus Saami' Wal Mutakallim Fii Adabil 'Alim Wal Muta'alim, yaitu:


1. Disunahkan bagi yang marah mengubah posisi
Rasulullah bersabda: "Apabila kalian marah, dan dia dalam posisi berdiri, hendaknya dia duduk. Karena dengan itu marahnya bisa hilang. Jika belum juga hilang, hendak dia mengambil posisi tidur." (HR. Ahmad, Abu Daud).

Namun jika berpindah posisi atau menjauhi sumber perkara juga tidak mampu meredakan emosi, Rasul kemudian berpesan agar segera berwudhu. Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya marah itu dari setan dan setan terbuat dari api. Dan api itu hanya bisa dipadamkan oleh air. Oleh karena itu, jika seorang di antara kamu marah maka berwudhulah. " (Riwayat Abu Daud).

2. Berpegang teguh dengan wasiat nabi

Scroll untuk membaca

Scroll untuk membaca

Ingat-ingat hadis ini! La taghdob wa lakal jannah. Menahan marah itu tidaklah mudah. Jika kita mampu menahannya, maka tidak lain balasan Surga yang diraih.
Rasulullah sampai mengulang tiga kali sabdanya, ketika salah seorang sahabat meminta nasihat kepada beliau. ''Jangan marah!'' Bahkan, beliau menyampaikan kabar gembira bagi orang yang mampu menahan marah. ''Dan bagimu adalah surga!''


3 . Meminta perlindungan Allah dari syaithon

Doanya, أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ Rasulullah bersabda: "Sungguh saya mengetahui ada satu kalimat, jika dibaca oleh orang ini, marahnya akan hilang. Jika dia membaca ta'awudz: A-'uudzu billahi minas syaithanir rajiim, marahnya akan hilang". (HR. Al-Bukhari dan Muslim). Cara membaca doa ini bukan dengan membacanya kencang-kencang, tetapi dihayati dan diresapi.

4. Mengingat pahala yang besar

Hal ini tertuang pada QS Ali Imran ayat 133-134 yang berbunyi:"Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa." (Q.S. Ali 'Imran: 133)"

(orang yang bertakwa yaitu) orang yang berinfak, baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang lain. Dan Allah mencintai orang yang berbuat kebaikan," (Q.S. Ali 'Imran: 134)

5. Dengan meyakini di balik apa yang ditakdirkan Allah menyimpan hikmah yang sangat besar.
Jika marah maka diamlah, maka hikmah satu persatu akan bermunculan. Kebanyakan orang baru menyadari hikmah ketika dalam keadaan penyesalan dan malu. Percayalah Allah tidak pernah setega itu mendzalimi hambaNya. Begitu pula, tidak ada hal buruk yang terjadi tanpa izin Allah. Bersabarlah sebentar untuk pahala yang besar

6. Dzikrullah, mengingat Allah hati jadi tenang.

Terakhir, tips yang bisa dilakukan untuk menahan marah adalah dzikir. Firman Allah mengatakan "Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati akan menjadi tenteram.” (QS Ar-Ra'du : 28)."

Sing nulis Mbak Dian

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

RAMENTEN singkatan Rame-rame Nulis Konten. Sing nulis ada Mbak Tania, Mbak Asty, dan Mbak Dian. Selamat menikmati tulisan kami. Monggo di follow yo!

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

× Image