
Remaja Masjid Al Ishlaah Nitikan Raih Juara Ketiga di Gema Takbir Jogja 2025
Agama | 2025-03-31 08:36:54Nitikan, Yogyakarta- Remaja Islam Masjid Al Ishlaah (RISALAH) Nitikan kembali menunjukkan prestasinya di ajang perlombaan takbir. Setelah tahun lalu meraih juara umum di Lomba Takbir PRM Nitikan, tahun ini mereka berhasil meraih juara ketiga di ajang "Gema Takbir Jogja 2025" yang diselenggarakan di PCPM Gondomanan Kauman, Yogyakarta.
Prestasi ini menjadi catatan manis bagi Remaja Masjid Al Ishlaah, mengingat ini adalah kali pertama mereka mengikuti ajang bergengsi di Gema Takbir Jogja 2025 Gondomanan tersebut.

"Alhamdulillah, ini adalah pencapaian yang luar biasa bagi kami. Ini adalah kali pertama kami mengikuti Gema Takbir Jogja, dan kami tidak menyangka bisa meraih juara ketiga," ujar Muhammad Rangga, Ketua Remaja Masjid Al Ishlaah.
Aflah Pahlevi, ketua peserta takbir, menambahkan bahwa persiapan untuk mengikuti lomba ini cukup singkat, yaitu sekitar satu bulan. Namun, dengan semangat dan kerja keras seluruh anggota, mereka berhasil menampilkan yang terbaik.
"Kami mempersiapkan takbir, penampilan atraksi yang memukau dan lampion maskot yang menarik dengan maksimal. Kami ingin menampilkan sesuatu yang berbeda dan berkesan," kata Aflah.
Penampilan Remaja Masjid Al Ishlaah di Gema Takbir Jogja 2025 memang cukup memukau. Takbir yang mereka lantunkan terdengar merdu dan penuh semangat, sementara lampion yang mereka bawa memiliki desain yang unik dan menarik.
"Kami sangat bangga dengan pencapaian ini. Semoga ini bisa menjadi motivasi bagi kami untuk terus berkarya dan berprestasi di masa depan," ujar Rangga.
Dengan prestasi ini, Remaja Masjid Al Ishlaah semakin membuktikan eksistensinya sebagai salah satu kelompok remaja masjid yang berprestasi di Yogyakarta. [ANZ]

Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
Komentar
Gunakan Google Gunakan Facebook