Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Hafid

Bait-Bait Luka yang Tak Terucap

Sastra | 2025-03-04 01:06:54
Sumber : pexels

Di antara sunyi yang menggema,

ada luka yang tak ingin bernama.

Tertulis dalam senyap,

terbaca hanya oleh hati yang lelah.

Angin membawa sisa rindu,

menyusup ke celah waktu yang kelu.

Aku ingin melupa,

tetapi kenangan masih menjelma puisi tanpa kata.

Malam sering menjadi saksi

tentang air mata yang jatuh tanpa bunyi.

Bukan karena lemah,

hanya saja tak semua luka butuh suara.

Esok mungkin akan lebih terang,

atau mungkin tetap sama.

Namun, aku percaya,

luka yang kutulis dalam diam

suatu hari akan sembuh

tanpa perlu dimengerti siapa pun.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image